Petualangan 3 Tahun di SMP Putra Bangsa Klaten
Hari
demi hari, waktu begitu cepat berlalu. Tidak terasa saya sudah hampir
meninggalkan sekolah tercinta ini, 3 tahun sudah sekolah ini menjadi bagian
dari hidup saya, mungkin sangat susah untuk melupakan beribu-ribu kenangan yang
terukir indah di hati dan pikiran ini. Disinilah kutemukan apa arti kasih yang
sebenarnya, kasih antara murid dengan para guru, kasih antara teman satu kelas
maupun kasih terhadap adik kelas yang ada.
Yah..
disini kami anak G9 tahun ajaran 2015/2016 merupakan angkatan pertama dari SMP
Putra Bangsa tercinta. Banyak kenangan yang tidak bisa saya lupakan begitu
saja. Seperti yang kita lihat banyak momen-momen yang bisa dibilang
"gila". Yaa, teman-teman yang mukak-nya imotezz :v itu sering membuat
keributan di segala bidang. Saat pelajaran, saat istirahat, maupun saat ada
kegiatan lain. Mereka selalu membuat saya bahwa hidup ini harus dibawa happy
walaupun sedang berduka, yaa gak galau jugak :v cuman badmood aja, haha. Kata
Bu Lanny kita itu remaja yang labil, mood-nya belum bisa tertata masih dapat
naik dan turun. SMP Putra Bangsa itu sungguh berbeda dengan sekolah-sekolah
lain, mulai metode mengajarnya sampai desain interior kelas pokonya asyik
banget sekolah disana. Balik ke temen-temen dulu.. ada berbagai macam anak di
kelas ini. Semua BAIK kok baikk :) di dalam tanda kutip kalo pas baik :p Semua
karakter anak dijadikan menjadi satu kelas yang membuat suasana kelas itu
sehangat coklat panas..
Angkatan
pertama dari SMP Putra Bangsa. Angkatan yang paling kompak, paling gila, paling
ribut, paling rempong, paling heboh, paling gak bisa diem, paling narsis,
paling alay, dan yang ini... PALING SUSAH DI ATUR. Sebagian besar guru yang
mengajar angkatan pertama pada akhirnya akan angkat tangan juga. HAHAHA..
*weelahh kok bangga dikata susah diatur itu bagaimana(?) :v Sebandel-bandelnya
saya dan teman-teman, adik kelas lebih bandel juga :v *ehh ralat..
Sebandel-bandelnya kita, segila-gilanya kita, dan serempong-rempongnya kita,
Bapak atau Ibu Guru pasti tau kita semua sayang mereka. Adik kelas juga,
meskipun kadang kita sering usil pasti mereka tau, kita tidak bermaksud seperti
itu, itu mungkin kita hanya meluapkan segala bentuk kefrustasian kita sama
kalian, frustasi karena tugas itu looh bu, pak. Sebanyak-banyaknya tugas kita
juga masih hidup, sehat wal'afiat sampai sekarang. Tugas itu bagaikan bakteri
yang berkembangbiak, semakin lama akan semakin waww :v ya macam itu..
Hari
sekolah kita sering meluapkan segala bentuk ekspresi dan saling melengkapi di
saat suka dan duka. Waktu pasti akan terus berjalan, meninggalkan semua yang
ada, meninggalkan semua tentang kita. Cerita kita tidak berhenti hingga disini
saja, semua kenangan ini tidak akan pudar oleh waktu, semuanya akan terkenang
di lubuk hati masing-masing. Saya yakin, besok atau lusa saya akan merindukan
segala bentuk kebersamaan yang telah kita lakukan selama ini.
Saya
tidak dapat menguapkan segala terimakasih kepada para guru yang selama ini
telah sabar mendidik kami hingga saat ini, kepada teman-teman yang sudah
memberikan kenangan paling manis dan paling pahit kepadaku, kepada adik-adik
kelas yang sudah menjadi adik kelas yang baik selama ini *masasihh?, patuhi
segala aturan yang ada, jangan membuat masalah yang melibatkan sekolah, dan
juga jadikan sekolah ini menjadi lebih baik setelah kita lulus nanti. Amiinn :)
Udah
ya pak Adi, ini dah mbrebes itu :') sedih-sedihnya besok lagi aja :")))
Salam
Yoyo Cia. Salam semanis marshmallow untuk seluruh pembaca :)
-intan'16